MAXY Academy Gelar Kelas Intensif Gratis: Dorong Kreator Digital Kuasai Strategi Data-Driven Marketing Berbasis AI

Surabaya, 20 Juni 2025 — MAXY Academy kembali menggelar sesi edukasi terbuka melalui program 1 Day Free Intensive Class bertema “Data-Driven Marketing: Strategi Konten Berbasis Data & AI.” Kelas ini diselenggarakan secara daring dan dihadiri oleh peserta dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari kreator konten, social media specialist, hingga pelaku usaha digital yang ingin memahami strategi pemasaran berbasis data.

Dipandu oleh Alif Fauzan, Digital Marketer dari MAXY Academy, kelas ini membahas secara mendalam bagaimana memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membaca insight audiens, mengidentifikasi konten berkinerja tinggi, serta mengoptimalkan strategi kampanye secara lebih akurat dan terarah.

Pendekatan berbasis data ini menjadi penting di tengah derasnya arus konten digital, di mana kreativitas saja tidak cukup tanpa dukungan analisis yang tepat.

“Kami ingin membantu para konten kreator dan tim digital agar tidak lagi menebak-nebak strategi. Lewat data dan AI, mereka bisa mengambil keputusan berbasis fakta, bukan asumsi,” jelas Alif Fauzan dalam sesi pembukaannya.

Sepanjang satu jam sesi berlangsung, peserta diajak mengeksplorasi berbagai tools untuk membaca perilaku audiens, mengevaluasi performa konten, dan menyusun langkah strategis berdasarkan temuan data. Selain itu, juga dipaparkan studi kasus penggunaan AI untuk analisis tren, segmentasi pasar, dan personalisasi konten yang relevan.

“Sering kali kreator merasa stuck karena insight-nya datar. Padahal, semua jawabannya ada di data—kalau tahu cara membacanya. Di kelas ini, kami bantu peserta membangun kebiasaan berpikir analitis dengan tools yang mudah diakses,” tambah Alif.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan materi praktis, tetapi juga membuka ruang diskusi dan networking antar peserta. Setiap peserta yang tergabung juga mendapatkan sertifikat digital, akses materi kelas, dan kesempatan berjejaring dengan komunitas digital Maxy Academy.

Dengan kuota terbatas untuk 30 peserta pertama, antusiasme terhadap kelas ini mencerminkan tingginya kebutuhan akan literasi digital berbasis data dan AI. MAXY Academy berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang menjembatani kesenjangan antara tren teknologi dan kebutuhan pelaku industri kreatif digital di lapangan.

  • Related Posts

    Telkom AI Center Bali Perkuat Literasi AI Pelaku Usaha melalui AI Clinic for Business “Mastering the Art of Prompting”

    Telkom Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong penerapan kecerdasan buatan (AI) yang praktis dan berdampak bagi dunia usaha melalui penyelenggaraan AI Clinic for Business bertajuk “Mastering the Art of Prompting”…

    Difference Between Business Visa and Work Permit in Indonesia

    Difference Between Business Visa and Work Permit in Indonesia Indonesia remains one of the most attractive destinations for foreign investors, professionals, and international business travelers. However, one of the most…

    You Missed

    Telkom AI Center Bali Perkuat Literasi AI Pelaku Usaha melalui AI Clinic for Business “Mastering the Art of Prompting”

    Telkom AI Center Bali Perkuat Literasi AI Pelaku Usaha melalui AI Clinic for Business “Mastering the Art of Prompting”

    Difference Between Business Visa and Work Permit in Indonesia

    Difference Between Business Visa and Work Permit in Indonesia

    Dedikasi Perwira Elnusa Petrofin, Hadirkan Energi Untuk Melangkah Penuh Harapan Pasca Bencana di Aceh

    Dedikasi Perwira Elnusa Petrofin, Hadirkan Energi Untuk Melangkah Penuh Harapan Pasca Bencana di Aceh

    Suplai Beton WSBP untuk Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 Mendekati Rampung, Jelang Mudik Lebaran 2026

    Suplai Beton WSBP untuk Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 Mendekati Rampung, Jelang Mudik Lebaran 2026

    Pelindo Multi Terminal Parepare Terapkan Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Nusantara

    Pelindo Multi Terminal Parepare Terapkan Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Nusantara

    Industri Kripto Sumbang Rp1,93 Triliun, Edukasi Pajak Makin Diperkuat

    Industri Kripto Sumbang Rp1,93 Triliun, Edukasi Pajak Makin Diperkuat