Pelindo Multi Terminal Gelar BREATH Session Edisi Juni: Bahas Integritas, Neuro-Parenting, dan Budaya Kerja Sehat

MEDAN, Juni 2025 — PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bidang nonpetikemas, kembali menggelar program BREATH Session Edisi Juni Series 18 pada Kamis (19/6). Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid melalui Zoom dan tatap muka di Grha Pelindo, Medan.

Mengusung tema “Integritas: Tumbuh di Rumah, Tangguh di Kantor”, acara ini merupakan kolaborasi Pelindo Group wilayah kerja Medan – Belawan dengan menghadirkan narasumber dr. Aisah Dahlan, CMHt., CM.NLP., yang dikenal sebagai penggerak Neuro-Parenting dan Budaya Kerja Sehat.

Dalam sambutannya, SVP Perencanaan dan Pengelolaan SDM Pelindo Multi Terminal, Budy Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan BREATH Session diharapkan dapat terus menumbuhkan nilai-nilai integritas yang berawal dari keluarga dan tercermin dalam budaya kerja di kantor. Hal ini selaras dengan visi perusahaan untuk membangun SDM yang berkarakter dan berdaya saing tinggi.

“Integritas tidak hanya lahir dari aturan, tetapi juga dibentuk dari kebiasaan sehari-hari yang dimulai dari rumah. Melalui sesi ini, kami ingin mendorong seluruh insan Pelindo untuk menjaga nilai integritas, saling mendukung, dan membangun lingkungan kerja yang sehat dan produktif,” kata Budi.

Sementara itu, dr. Aisah Dahlan dalam materinya menjelaskan pentingnya memahami cara kerja otak manusia sebagai dasar untuk membangun integritas, baik di rumah maupun di kantor. Ia memaparkan ilmu neuro-psikologi atau neuroscience yang mampu membantu seseorang bertumbuh secara tepat dengan memahami mekanisme otak.

“Allah ciptakan begitu banyak program di otak manusia. Otak besar dan otak kecil memiliki fungsi masing-masing dan saling melengkapi. Bahkan, susunan otak laki-laki dan perempuan berbeda, namun saling mendukung sehingga saat menikah dan berumah tangga menjadi satu kesatuan yang utuh,” jelas dr. Aisah.

Dia juga menambahkan, dalam otak terdapat sekitar seratus miliar neuron yang saling terhubung layaknya komputer super canggih. Setiap sambungan neuron harus dijaga dan diulang melalui kebiasaan positif agar memori dan karakter seseorang semakin kuat.

“Apa yang kita dengar, lihat, ucapkan, dan lakukan semua terekam di otak melalui koneksi neuron. Oleh karena itu, pengulangan positif seperti ibadah, belajar, dan kebiasaan baik lainnya akan memperkuat sambungan otak, membentuk perilaku yang sehat, dan menumbuhkan integritas yang kokoh,” ungkapnya.

Dengan adanya BREATH Session ini, diharapkan seluruh insan Pelindo Group semakin sadar akan pentingnya integritas yang dibangun dari rumah, dibawa ke lingkungan kerja, serta diterapkan dalam pelayanan kepada pengguna jasa.

  • Related Posts

    Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?

    BI Fast adalah infrastruktur sistem pembayaran dari Bank Indonesia yang memungkinkan transfer dana antarbank dilakukan lebih cepat dengan biaya yang lebih efisien dibandingkan metode transfer konvensional. Karena itu, BI Fast…

    Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung

    Bandung, 20 Juli 2026 — Semangat kewirausahaan kembali terasa di Kota Bandung melalui penyelenggaraan The 9th Manawa Festival 2026, sebuah festival tahunan yang diinisiasi oleh HIMPRENEUR BINUS University sebagai wadah…

    You Missed

    Premium European Products Strengthens Malaysia Market Presence Through MIFB 2026 and B2B Dinners

    Premium European Products Strengthens Malaysia Market Presence Through MIFB 2026 and B2B Dinners

    Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?

    Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?

    Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung

    Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung

    Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah

    Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah

    Haziq Fikri: Young Entrepreneur Behind HF NEXEL and Founder of Automotive Community Life Drive Collective

    Haziq Fikri: Young Entrepreneur Behind HF NEXEL and Founder of Automotive Community Life Drive Collective

    Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar bagi Anak Penyandang Disabilitas

    Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar bagi Anak Penyandang Disabilitas